19/10/2026
BERITA · KONTEKS · PERSPEKTIF
Bahasa Indonesia

Berita dalam perspektif.
Konteks. Kejelasan. Sumber.

Topik hangat, berita dan tren yang membentuk dunia

BMKG mutakhirkan gempa Manggarai menjadi M5,1, tidak berpotensi tsunami

Gempa18 Oktober berpusat di laut dengan kedalaman 10 km. Warga diminta mewaspadai susulan.

Kolase editorial gempa Manggarai M5,1,18 Oktober 2026, dengan foto lanskap Flores arsip 2016.
Kolase editorial AI memakai foto lanskap Pulau Flores, 4 Oktober 2016, oleh Lasthib/Wikimedia Commons, CC0. Foto arsip ini bukan gambar dampak gempa 2026. Garis ilustrasi bukan rekaman seismograf atau peta lokasi. Foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Flores_island_somewhere_in_the_countryside_2.jpg · Lisensi: https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/

BMKG memutakhirkan magnitudo gempa Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 18 Oktober 2026 menjadi M5,1. Gempa terjadi pukul 15.00.08 WIB, atau 16.00.08 WITA, dengan kedalaman 10 kilometer. Pemodelan BMKG menyatakan tidak berpotensi tsunami.

Gunakan parameter pemutakhiran

Kepala halaman masih menampilkan M5,3, tetapi siaran pers di halaman yang sama menyebut M5,1. Episenter terbaru berada di laut, 53 kilometer barat laut Ruteng. BMKG mengaitkannya dengan aktivitas Flores Back-arc Thrust.

Guncangan dan kewaspadaan

Estimasi peta guncangan menunjukkan intensitas IV MMI di Macang Pacar, Reok Barat dan Reok, serta III MMI di antaranya di Labuan Bajo dan Ruteng.

BMKG mengimbau warga tetap tenang, menghindari bangunan retak atau rusak, serta mengikuti kanal resminya. Keterangan tidak berpotensi tsunami bukan penilaian bahwa semua bangunan aman.

Sumber

  1. Siaran pers gempa Manggarai18 Oktober 2026 — parameter pemutakhiran — BMKG